Hari Yang Melelahkan, Tapi Menyenangkan

Pagi ini ada 2 hal penting yang harus saya jalankan: UAS di LPKIA dan rapat pembubaran panitia ABF 2009..

Saat UAS di LPKIA adalah saat-saat menyenangkan bagi saya…. Mendengarkan mahasiswa melaporkan kemajuan/perubahan yang terjadi setelah mereka mengikuti perkuliahan Human Relations (HR) merupakan kenikmatan tersendiri bagi saya sebagai salah satu dosen HR di LPKIA ….. Betapa tidak! Selalu saja ada mahasiswa yang berterima kasih, kadang-kadang sambil mencium tangan, karena merasa telah mendapatkan manfaat dengan ilmu yang kami berikan…. Kalau sudah demikian, saya selalu merasa bersyukur, mudah-mudahan ini bisa menjadi bekal saya “kelak”. Bukankah hanya 3 hal yang bisa kita bawa: amal jariah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh?

Pulang ujian, hal lain menanti: pembubaran panitia ABF 2009 yang tertunda terus karena satu dan lain hal… Seperti biasa, jam Indonesia masih mulur… pertemuan baru berlangsung pukul 15.00.. mulur 1 jam dari yang direncanakan.. It’ s okey… pokoknya pertemuan jalan…. panitia pun dengan resmi dibubarkan

Dilanjut dengan audiensi dengan Pak Boy Kombaitan di Kantor WRKS… menyampaikan laporan penyelenggaraan ABF 2009. Ada perasaan bangga, dari obrolan santai 2 orang sahabat (saya dan Anis), keinginan Pak Boy untuk mengadakan pameran buku di ITB dapat terlaksana… dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Acara dilanjutkan dengan menikmati mie ayam di BSM Food Court… enak juga, menikmati mie ayam panas sambil ngobrol ngalor ngidul, haha hihi, bertiga aja: saya, Anis, dan Nova… Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pk.19.20.. saya harus segera pulang… masih ada tugas menanti: mengoreksi narasi video profile pesanan teman saya… duh cape! gimana bisa mikir kalau cape begini? Tapi karena udah janji malam ini, terpaksa harus saya selesaikan…

Alhamdulillah, ternyata narasi itu bisa saya revisi dalam waktu setengah jam… saya kirim via email… sekarang saya sedang menantikan koreksi ulangnya… mudah-mudahan tidak banyak yang harus saya koreksi ulang… Cape soalnya! Pingin istirahat…

Satu hal yang saya pelajari: ketika hati kita senang/bahagia, dalam keadaan lelah pun, kita masih bisa mengerjakan tugas kita… Yang jadi masalah adalah: bagaimana membuat hati kita tetap senang/bahagia..? Kata Kang Jalal, bahagia itu adalah pilihan… jadi, kenapa kita tidak memilih untuk bahagia? Caranya? baca aja buku Meraih Kebahagiaan, karya Jalaluddin Rakhmat, terbitan Simbiosa Rekatama Media.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: